--> Skip to main content

Kesalahan Owner Restoran Yang Harus Dihindari

Owner atau pemilik restoran bisa membuat restorannya semakin sukses atau hancur dengan kebijakan, sikap dan tindakannya dalam mengelola restoran. Biasanya, semakin baik manajemen sebuah restoran, maka semakin sedikit campur tangan owner di dalamnya. 

Dalam hal ini, owner hanya memberikan target pencapaian kepada professional dalam tim manajemen yang dibentuknya dengan baik, sehingga segala hal terkait teknis dan bahkan keputusan (dalam level tertentu) telah diberikan sepenuhnya kepada professional dengan tanpa menghilangkan unsur pengawasan atau kontrol.

Lain halnya dengan manajemen restoran yang baru dibentuk dimana seringkali keputusan dan tindakan owner masih terlalu dominan dan cenderung mengintervensi kebijakan yang dilakukan professional dalam manajemen. Ini adalah salah satu contoh hal yang harus dihindari oleh owner jika menginginkan terbentuknya manajemen restoran yang baik.


Hal di atas hanyalah salah satu contoh dari kesalahan owner restoran  yang harus dihindari. Selain itu ada beberapa kesalahan owner yang perlu Anda ketahui sebagai berikut:

1. Perlakuan khusus kepada karyawan yang masih ada hubungan saudara
Ada banyak restoran yang dulunya dirintis bersama keluarga dan mempekerjakan sanak dan saudara. Namun saat usaha restoran telah berkembang pesat dan membutuhkan manajemen yang lebih professional dengan sistem dan aturan yang telah ditetapkan, terkadang masih ada perlakuan khusus kepada karyawan yang masih ada hubungan saudara. 

Hal ini dapat menyebabkan manajemen menjadi tidak sehat. Contoh kecil misalnya dalam hal jadwal kerja; karyawan yang masih saudara dengan owner diberikan shift pagi terus meskipun dalam aturannya ada shift pagi, midle, dan sore. Hal ini akan membuat kecemburuan karyawan lain.

2. Memarahi leader di depan karyawan
Leader restoran seperti supervisor, captain, chief cook, dan posisi penting lainnya dalam restoran adalah pemegang mandat yang harus dihormati oleh owner. 

Leader adalah wakil perusahaan yang berarti wakil owner. Jika sampai owner memarahinya atau bahkan membentaknya di hadapan karyawan lainnya, maka jatuhlah wibawa leader di depan karyawan lainnya. Padahal leader harusnya menjadi orang yang juga dihormati para karyawan di bawahnya. Jika Anda ingin memberi masukan atau menegur mereka, panggilah ke dalam kantor dan berbicaralah empat mata, 

3. Menganggap rendah karyawan
Karyawan kita adalah manusia yang pada hakikatnya memiliki harkat dan martabat yang sama dengan Anda. Untuk itu hargailah selalu karyawan Anda. Mereka memang bekerja kepada Anda, tapi Anda juga membutuhkan mereka untuk menjalankan usaha. Jadi, jangan pernah menggannggap rendah karyawan baik dari sikap maupun ucapan Anda. 

4. Terlalu fokus kepada  kesalahan dan kekurangan
Seorang pemimpin harus bisa melihat kesalahan dan kekurangan yang ada pada tim atau karyawannya, namun bukan berarti untuk selalu menunjuk kesalahan dan kekurangan. Jika kita terlalu fokus dan sibuk pada mengkritik kesalahan dan kekurangan yang dilakukan karyawan, maka cepat atau lambat, mereka akan merasa bosan atau bahkan merasa tidak berguna. 

Jauh dalam lubuk hatinya akan berkata :"bagaimanapun kami mengerjakannya, akan tetap dianggap salah".

Jadi, sikap terbaik adalah kritisi kesalahan mereka dan hargai prestasi mereka secara seimbang.

5. Intervensi kebijakan professional di manajemen
Hal ini sudah kami paparkan di awal artikel ini. Intervensi pada kebijakan professional akan membuat professional  di manajemen menjadi gamang saat harus mengambil sebuah kebijakan. Hal terbaik adalah meminta professional untuk selalu berkoordinasi dengan owner saat akan mengambil sebuah kebijakan dan membiarkan mereka mengeksekusi keputusannya dengan penuh tanggung jawab.

Hal terpenting yang harus diingat adalah jangan pernah mementahkan kebijakan yang sudah dibuat dengan pengecualian-pengecualian yang pada akhirnya akan membuat manajemen restoran menjadi tidak sehat.

Semoga bermanfaat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar