1/06/2016

Evaluasi dan Perombakan Menu

Dias Akhmad  |  at  1/06/2016  |   |  No comments

Dari sekian banyak menu yang dijual oleh sebuah restoran, sangat mungkin ada diantaranya yang memiliki tingkat penjualan tinggi, tingkat penjualan sedang, tingkat penjualan rendah,  dan bahkan ada menu yang sama sekali belum pernah  dipesan oleh konsumen atau tamu restoran dari sejak pertama di-launching.

Untuk itulah kita perlu melakukan evaluasi terhadap menu-menu yang kita jual di restoran kita, dan jika perlu merombaknya, dalam arti mengganti menu-menu yang memiliki tingkat penjualan rendah dan belum pernah terjual, dengan menu-menu baru yang lebih menggugah selera konsumen untuk mencoba atau membelinya.

Dalam hal ini seorang chef restoran mengambil peran penting dalam melakukan evaluasi dan perombakan menu. Chef dituntut untuk bisa bertindak cepat sebelum restoran mengalami lebih banyak kerugian akibat menyetok bahan-bahan untuk menu yang tingkat penjualannya rendah dan menu yang bahkan belum pernah terjual.

Anda juga bisa membaca artikel : Cara Rekrut Chef untuk Restoran

Di beberapa kasus, terlalu banyak menu yang ditawarkan kepada konsumen, juga menyebabkan konsumen menjadi lebih lama memilih menu, bingung pilih yang mana, dan akhirnya kembali memesan menu yang telah ia coba sebelumnya atau menu yang familiar dengannya.


Jadi, menurut hemat saya, daripada kita menjual menu makanan dan minuman dengan begitu banyak varian yang kadang malah membuat konsumen atau tamu restoran bingung memilih, lebih baik kita menjual sedikit menu tapi merupakan menu-menu unggulan dengan tingkat penjualan yang baik.

Saran saya, untuk menu makanan maupun minuman yang kita tawarkan jangan lebih dari 100 item. Lebih dari itu, maka konsumen akan menjadi lebih lama memilih menu yang berarti tidak efisien bagi crew service, juga menyebabkan turn over konsumen atau tamu restoran menjadi kecil atau lambat. Hal lainnya adalah seperti yang telah saya katakan sebelumnya, yaitu banyak konsumen yang malah menjadi bingung mau pilih yang mana sebelum akhirnya kembali memilih menu yang familiar dengannya.

Rasa yang enak, penyajian menu yang apik, kebersihan menu, gizi, dan harga yang murah tentu harus selalu menjadi pertimbangan utama bagi kita dalam membuat menu dan menjualnya di restoran kita. 

Demikian artikel tentang evaluasi dan perombakan menu. Semoga bermanfaat.

Anda juga bisa membaca artikel : Pengertian Foodcost dan Cara Menghitung Foodcost

Evaluasi dan Perombakan Menu Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Dias Akhmad

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel di Restofocus.Com. Silahkan tinggalkan komentar Anda. Komentar berisi link, promosi produk dan SARA tidak akan ditampilkan.