Portal Lengkap Dunia Restoran, Konsultasi dan Training SDM Restoran

Pengertian dan Fungsi IPP dan IPK

Setiap bulan, divisi service di restoran harus melakukan stock opname (so) barang-barang inventaris service termasuk perlengkapan dan peralatan service seperti piring, sendok, gelas dan lainnya. Stock opname maksudnya adalah menghitung secara keseluruhan jumlah inventaris yang ada. Dengan melakukan so atau penghitungan inventaris service, maka akan diketahui secara pasti berapa jumlah inventaris yang ada setiap bulannya. Dengan data yang ada kemudian kita bisa mengetahui berapa banyak inventaris yang hilang atau rusak (lost & break), yang kemudian akan ditentukan berapa besaran IPP dan IPK.

Apa yang dimaksud IPP dan IPK?
IPP adalah kependekan dari inventaris pengganti oleh perusahaan, dan IPK adalah akronim dari inventaris pengganti oleh karyawan.

Apa fungsi IPP dan IPK?
Adanya rumusan IPP dan IPK dimaksudkan untuk melakukan pembagian secara jelas berapa biaya yang diberikan oleh perusahaan dan berapa biaya yang harus ditanggung karyawan dalam hal penggantian inventaris service yang hilang atau rusak. Jadi dalam hal biaya penggantian inventaris service yang hilang atau rusak, tidak sepenuhnya di tanggung oleh perusahaan dan juga tidak sepenuhnya ditanggung oleh karyawan.


Mengapa karyawan harus menanggung biaya penggantian inventaris service yang rusak atau hilang?
Pada prinsipnya kebijakan setiap management adalah berbeda-beda. Namun seperti kita ketahui bahwa di operasional sangat mungkin banyak kesalahan manusia (human error) yang terjadi yang mengakibatkan banyaknya inventaris service yang hilang dan pecah atau rusak. Jika hal ini kemudian tidak ada efek sama sekali kepada karyawan, maka karyawan restoran akan cenderung tidak peduli karena ia tau bahwa banyak atau sedikit inventaris service yang hilang tidak akan berpengaruh kepadanya. Dengan adanya aturan IPP dan IPK, karyawan dituntut untuk selalu berhati-hati dalam bekerja karena jika banyak inventaris service yang hilang dan pecah atau rusak, maka ia akan juga kena dampaknya lewat IPK. Diharapkan juga dengan adanya IPK, karyawan akan lebih bertanggung jawab dan hati-hati dalam melaksanakan setiap tugasnya.

Berapa besaran IPP dan IPK?
Biasanya besaran IPP dan IPK adalah 60 dan 40. Artinya 60% biaya penggantian inventaris ditanggung oleh perusahaan atau management restoran, sedangkan 40% nya lagi ditanggung oleh karyawan. Namun perlu diingat bahwa kebijakan dan aturan setiap management restoran mengenai besaran IPP dan IPK bisa berbeda-beda.

Demikian artikel mengenai pengertian dan fungsi IPP dan IPK di restoran. Semoga bermanfaat.

Share this article to:

Artikel Menarik Lainnya

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel di Restofocus.Com. Silahkan tinggalkan komentar Anda. Komentar berisi link, promosi produk dan SARA tidak akan ditampilkan.

Copyright © Restofocus | Powered by Blogger

Top