Download template gratis, mau?

Dapatkan template siap pakai untuk bantu kontrol food cost dan keuangan restoran dengan lebih rapi.

Skip to main content
Restofocus

Prosedur Pengeluaran Barang Persediaan di Restoran

Intensitas produksi di restoran akan membutuhkan sebuah prosedur pengeluaran barang persediaan yang baik. Jika tidak, maka sangat besar kemungkinan tidak lagi dapat dihitung secara tepat berapa cost dan laba rugi restoran. Mengenai prosedur pengeluaran barang persediaan sendiri, akan membutuhkan peran penting seorang petugas gudang atau lazim di sebut sebagai Stock Keeper

Sebelum kita mengupas tentang prosedur pengeluaran barang persediaan di restoran, ada baiknya kita mengetahui 3 tempat penyimpanan barang persediaan di restoran sebagai berikut:

1. Gudang Utama
Tempat utama penyimpanan barang persediaan (stock) di restoran. Yang disimpan di gudang utama adalah barang-barang kering seperti beras, gula pasir, susu kaleng, kopi, plastik bungkus dan lain-lain.

2. Gudang Service
Digunakan sebagai counter atau gudang penyimpanan stock peralatan divisi service seperti tissue, sendok plastik, dus pembungkus, kantong plastik, toothpick, sabun cuci dan lain-lain.

3. Gudang Kitchen
Tempat persediaan yang ada di area kitchen seperti beras, minyak goreng, kecap dan lain-lain.

Dalam hal ini, gudang service dan gudang kitchen digunakan sebagai tempat barang persediaan dalam 1 hari agar pengambilan barang dari gudang utama tidak berkali-kali dilakukan setiap barang persediaan habis. 

Adapun prosedur pengeluaran barang persediaan di restoran adalah sebagai berikut:

1. Mengisi form permintaan barang
Saat dibutuhkan penambahan barang persediaan untuk service dan kitchen, maka crew service dan kitchen akan membuat atau mengisi form permintaan barang dengan melihat barang apa saja yang perlu ditambahkan serta berapa jumlah yang dibutuhkan.

Jika telah selesai diisi, maka crew service akan meminta persetujuan dari Supervisor atau Captain Service. Sedangkan crew kitchen akan meminta persetujuan dari Chef atau Chief cook.

Setelah form permintaan barang disetujui dan ditanda tangani, maka form permintaan barang kemudian dibawa dan diserahkan kepada petugas gudang atau Stock Keeper di gudang utama.


2. Mengambil barang di gudang utama
Setelah form permintaan barang diterima oleh oleh Stock Keeper, maka dengan sepengetahuan dan bantuan Stock Keeper, crew service atau kitchen bisa mengambil barang yang dibutuhkan untuk dibawa ke gudang service atau gudang kithcen. 

3. Bertandatangan di form pengeluaran barang
Setelah selesai mengambil barang apa saja yang dibutuhkan, maka crew service atau kitchen yang melakukan pengambilan barang akan dimintai tanda tangan pada form pengeluaran barang oleh Stock Keeper sebagai bukti pengeluaran barang dari gudang utama. Stock Keeper juga ikut bertadatangan sebagai tanda bahwa aktivitas pengambilan diketahui oleh Stock Keeper.

Sampai di sini, pengeluaran barang persediaan di restoran telah dilakukan dengan baik.

Demikian artikel prosedur pengeluaran barang persediaan di restoran. Semoga bermanfaat.
Gratis untuk pembaca Restofocus

Ambil template gratis untuk mulai merapikan sistem restoran Anda

Download template gratis dari Restofocus untuk membantu Anda memahami food cost, audit outlet, dan kontrol operasional restoran dengan lebih rapi.

Download Template Gratis Lihat Ebook & Template
Buka Komentar
Tutup Komentar