10/22/2018

SDM Restoran dan Jiwa Pelayanan

Dias Akhmad  |  at  10/22/2018  |  ,  |  No comments

Banyak restoran yang ramai didatangi konsumen bukan karena pelayanannya yang baik, tetapi karena menunya yang enak dan harganya yang murah. Bahkan terkadang aspek kebersihan juga tak begitu diperhatikan. Namun ternyata restoran itu tetap ramai. Jika demikian, untuk apa kita mengupayakan pelayanan yang baik?

Jika kita berbicara jangka pendek, maka asumsi bahwa menu yang enak dan murah lebih penting dari pelayanan adalah benar. Namun jika kita bicara jangka panjang, maka pelayanan adalah hal yang mutlak diperlukan, meski seenak dan semurah apa pun menunya. Kenapa demikian?

Sepintas kita bisa melihat bahwa suatu restoran tetap ramai dikunjungi pembeli meski tak begitu memperhatikan pelayanan. Namun apakah dari sekian banyak pembeli yang datang merupakan pelanggan lama atau justru merupakan konsumen-konsumen baru?


Apa kemungkinan yang menyebabkan konsumen-konsumen baru berdatangan?

Jawabannya mudah ditebak :

1. Memuaskan rasa penasaran
Ramainya pengunjung membuat banyak orang penasaran untuk datang dan mencoba.

2. Gengsi sosial
Setiap tempat yang ramai dikunjungi biasanya akan menjadi buah bibir dan akan ada pertanyaan : "sudah pernah makan di sana belum?" kalau dijawab belum, biasanya kita malu kan? jadi kita kemudian datang ke sana untuk mencobanya.

Namun jika tidak ada perbaikan dari sisi pelayanan, maka yang datang kemudian adalah konsumen-konsumen baru yang kemudian kembali berhenti membeli setelah pembelian pertama atau kedua.

Dengan kata lain, restoran itu sebenarnya Tidak Memiliki Pelanggan.

Sementara kita semua tau bahwa pelanggan adalah aset restoran atau aset perusahaan. Tanpa pelanggan kita akan sulit untuk mencapai target omset atau bahkan laba. Eksistensi restoran kita juga sangat bergantung pada pelanggan.

Jangan sampai kita kehilangan pelanggan karena kita tidak memperhatikan pelayanan. Restoran adalah bisnis jasa yang sangat mengedepankan pelayanan. Semua SDM atau karyawan  restoran adalah para pelaku pelayanan yang harus memiliki jiwa pelayanan atau jiwa melayani.

Jika saat ini restoran kita sudah ramai dengan menu atau produk yang enak dan murah, maka mulailah juga memperhatikan dan memperbaiki pelayanan.

Jika restoran kita sudah memiliki banyak pelanggan, maka kita sudah punya aset tak ternilai yang harus selalu kita jaga. Lebih dari itu, pelanggan yang sudah loyal bahkan siap membayar lebih mahal kepada kita.

Demikian artikel tentang SDM restoran dan jiwa pelayanan. Semoga bermanfaat.

SDM Restoran dan Jiwa Pelayanan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Dias Akhmad

Silahkan tinggalkan komentar Anda.