Portal Lengkap Dunia Restoran, Konsultasi dan Training SDM Restoran

Tangan Tanganan Dalam Memasak, Mitos atau Fakta?

Masih ada sebagian koki di restoran yang menyakini bahwa enak tidaknya masakan tidak hanya bergantung pada komposisi bahan dan bumbu yang pas, tapi juga "tangan tanganan" yang artinya, bergantung kepada tangan siapa yang memasak atau mengolahnya. Anggapan atau asumsi seperti ini telah ada sejak lama, namun benarkah tangan tanganan berlaku dalam memasak? apakah tangan tanganan dalam memasak ini hanya sekedar mitos atau memang terbukti dan nyata?.

Saya pernah menanyakan hal ini kepada salah seorang chef senior dan kira-kira seperti inilah jawabannya : "Sebenarnya "tangan tanganan" dalam memasak itu tidak ada sama sekali. Yang ada adalah tingkat keahlian memasak yang berbeda antara satu koki dengan koki lainnya dalam memasak satu jenis masakan. Misalnya saja, pada saat koki seharusnya mengecilkan api, seorang koki melakukannya dengan baik sementara koki lainnya tidak. Pada saat masakan harus diaduk rata, seorang koki melakukannya dengan baik sementara koki lainnya tidak. Hal-hal inilah yang sebenarnya menentukan perbedaan kualitas masakan, baik rasa, aroma, maupun tekstur makanan meskipun bahan dan bumbunya sama. Jadi bukan tangan tanganan".


Anda juga bisa membaca artikel : Chef Sombong, Sudah Bukan Zamannya

Nah, itulah informasi yang saya dapatkan dari salah seorang chef senior teman saya. Dan saya sendiri juga memiliki pandangan yang sama dalam hal ini. Bagaimana dengan pembaca?. Apakah pembaca termasuk yang percaya bahwa tangan tanganan itu ada dalam memasak atau setuju dengan apa yang disampaikan chef teman saya tersebut?.

Lepas dari benar tidaknya "tangan tanganan" dalam memasak, saya melihat asumsi "tangan tanganan" dapat menurunkan tingkat kepercayaan diri seorang koki untuk dapat memasak sama enaknya atau bahkan lebih enak dari koki yang lainnya karena seolah memasak enak adalah keahlian istimewa yang hanya diberikan kepada orang-orang terpilih dan istimewa.

Asumsi tangan tanganan juga dapat membuat orang berpikir untuk mengabaikan SOP karena akan tercipta suatu kepercayaan bahwa enak tidak enak nya suatu masakan tidak bergantung pada seberapa konsistennya koki dalam penerapan standar resep atau SOP memasak, tetapi semata pada "tangan tanganan" atau bergantung kepada siapa yang memasaknya.


Demikian artikel tentang "tangan tanganan" dalam memasak, mitos atau fakta?. Bagi pembaca Restofocus.Com yang mungkin memiliki pendapat atau pandangan lain tentang topik ini, mohon berbagi dengan menuliskannya di kolom komentar. Semoga bermanfaat.

Share this article to:

Artikel Menarik Lainnya

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel di Restofocus.Com. Silahkan tinggalkan komentar Anda. Komentar berisi link, promosi produk dan SARA tidak akan ditampilkan.

Copyright © Restofocus | Powered by Blogger

Top