Portal Lengkap Dunia Restoran, Konsultasi dan Training SDM Restoran

Kelebihan dan Kekurangan Mempekerjakan Saudara Sebagai Karyawan di Restoran

Banyak usaha restoran yang dimulai dari kecil atau nol dengan melibatkan saudara atau keluarga di dalamnya. Hal ini dilakukan karena belum memiliki cukup uang untuk membayar gaji pegawai di awal usaha dan untuk menghemat pengeluaran. Tentu kita sangat maklum, usaha kecil, pendapatan pun masih relatif kecil. Dengan mempekerjakan saudara, maka masalah gaji dan fasilitas karyawan lebih bisa dinegosiasikan. 

Hal lain yang membuat banyak dari kita memilih untuk merekrut saudara atau keluarga sebagai karyawan adalah tingkat kepercayaan. Saudara atau anggota keluarga seperti keponakan, paman dan lainnya tentu lebih kita kenal dan kita percaya daripada orang lain. Dengan tingkat kepercayaan yang lebih baik, kita bisa menjalankan usaha tanpa harus khawatir saat mendelegasikan sebuah tugas atau pekerjaan.

Di beberapa restoran, sering kita temui bahwa kasir nya adalah anak dari kakak pemilik restoran, atau admin nya adalah sepupu dari pemilik restoran, supervisor nya adalah keponakan pemilik restoran, dan lain sebagainya. Hal ini sangat terkait erat dengan tingkat kepercayaan. Utamanya untuk pekerjaan yang berhubungan dengan masalah uang dan internal restoran.


Namun di samping itu, mempekerjakan saudara sebagai karyawan di restoran juga bisa memberikan dampak buruk. Misalnya saja, unsur professionalisme dalam bekerja dapat tergerus dengan berbagai alasan yang mengatasnamakan persaudaraan antara pemilik atau owner dengan karyawan restoran.

Anda juga bisa membaca artikel : 3 Hal yang Perlu Diperhatikan Oleh Owner Restoran

Salah satu contohnya adalah akan banyaknya pengecualian dalam aturan perusahaan. Misalnya, jika aturan shift atau jam masuk kerja telah ditetapkan untuk bergantian dalam satu minggu, seorang karyawan yang memiliki hubungan dengan owner atau pemilik restoran, bisa saja menggunakan "nama" saudara nya yang merupakan pemilik restoran sebagai alasan atau dalih yang "sah" untuk terus masuk pagi dan tidak mengindahkan aturan shift yang sudah disepakati.

Contoh di atas hanyalah salah satu dari banyak nya pengecualian yang akan muncul sebagai efek dari mempekerjakan saudara atau anggota keluarga sebagai karyawan di restoran. Banyaknya pengecualian itu kemudian akan menumbuhkan rasa ketidak-adilan yang dirasakan oleh semua karyawan restoran. Dengan merasa ada hal yang tidak adil atau tidak fair, maka suasana kerja pun akan terpengaruh. Akan banyak gunjingan dalam suasana kerja yang tentu saja akan mengganggu fokus dan produktivitas karyawan.

Untuk itu, jika kita memang terpaksa untuk merekrut saudara atau anggota keluarga lainnya untuk menjadi karyawan di restoran kita, maka kita harus bisa menanamkan professionalisme dalam diri mereka. Kita juga harus mengedepankan aturan yang telah kita buat dan tidak memberikan banyak pengecualian yang akan menimbulkan kecemburuan dan ketidak-adilan.

Saya ingat dulu saat saya bekerja di sebuah restoran di Jawa, pemiliknya bahkan tidak mempekerjakan satupun dari anggota keluarga atau saudaranya di restoran miliknya. Semua dilakukan dengan professional, dan itu semua mampu membawa restoran tersebut menjadi restoran yang sukses dengan management yang kuat dan professional di dalamnya.

Kesimpulan :

Kelebihan mempekerjakan saudara atau anggota keluarga sebagai karyawan :
1. Lebih mengerti kondisi usaha kita
2. Lebih kita kenal sehingga bisa lebih kita percayai
3. Mempunyai rasa memiliki (sense of belonging) yang lebih baik untuk menjaga kelangsungan usaha kita

Kekurangan mempekerjakan saudara atau anggota keluarga sebagai karyawan :
1. Berpotensi menumbuhkan banyak pengecualian dalam aturan kerja
2. Sulit ditegur oleh karyawan lain saat melakukan kesalahan
3. Di beberapa kasus, karyawan yang merupakan saudara atau anggota pemilik restoran cenderung tidak menghargai para professional yang bahkan lebih kompeten dalam bekerja.

Anda juga bisa membaca artikel : Tidak Enak Memberikan Instruksi atau Teguran Karena Masih Satu Kampung

Dari kelebihan dan kekurangan yang ada, kita kemudian bisa mempertimbangkan apakah kita akan terus mempekerjakan saudara atau anggota keluarga sebagai karyawan di restoran atau tidak. Hal ini tentu sangat bergantung pada kebijakan masing-masing pemilik usaha restoran.

Demikian artikel kelebihan dan kekurangan mepekerjakan saudara sebagai karyawan di restoran. Semoga bermanfaat.

Share this article to:

Artikel Menarik Lainnya

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel di Restofocus.Com. Silahkan tinggalkan komentar Anda. Komentar berisi link, promosi produk dan SARA tidak akan ditampilkan.

Copyright © Restofocus | Powered by Blogger

Top