Portal Lengkap Dunia Restoran, Konsultasi dan Training SDM Restoran

Cara Launching Menu Baru Restoran

Meskipun sebuah restoran sudah ramai pengunjung dan memiliki jumlah pelanggan yang sudah cukup banyak, namun inovasi atau pembuatan menu baru tetap perlu dilakukan untuk membuat pilihan yang lebih banyak atau variatif  bagi konsumen dalam memilih menu makannya. Disamping itu, pembuatan menu baru juga bisa memberikan alternatif pilihan agar pelanggan restoran tidak bosan dengan menu yang itu-itu saja, dan tentu saja dengan adanya menu baru akan bisa memberikan tambahan sales atau penjualan menu restoran yang menguntungkan. Namun sebelum memutuskan untuk menambahkan jumlah menu dengan menyajikan menu baru, pemilik restoran perlu mempersiapkan segala sesuatunya agar nantinya tidak terjadi kendala pada saat menu mulai dijual atau launching.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipersiapkan pemilik restoran sebelum dan setelah launching menu baru :

1.  Tes menu
Lakukan tes menu terlebih dahulu untuk mendapatkan rasa makanan yang pas dengan selera pasar atau yang anda tetapkan dengan standart tertentu. Sangat disarankan untuk melihat selera pasar atau selera lokal dimana restoran berada. Contohnya, jika restoran anda berada di kota medan, maka rasa manis tidak ideal bagi konsumen anda di kota medan karena masyarakat medan relatif lebih suka dengan rasa pedas.


2. Foto menu
Pengambilan gambar atau foto menu bisa dilakukan bersamaan pada saat anda melakukan tes food dengan koki restoran anda. Buatlah penyajiannya semenarik mungkin agar hasil foto pun akan menarik pula nantinya saat ditampilkan di daftar menu. Satu hal penting dalam penyajian adalah jangan melupakan garnis. Berikanlah garnis dari sayuran atau buah yang segar sehingga menu bisa tampil dengan cantik dan mengundang selera setiap orang untuk mencobanya. Untuk pengambilan foto nya bisa anda lakukan sendiri atau menyewa jasa photographer yang anda percaya. Penting untuk diingat, foto menu yang nantinya ditampilkan di daftar menu akan menjadi standart penyajian menu. Jangan sampai ada tamu atau pelanggan yang kecewa karena tampilan menu di foto dengan menu yang disajikan berbeda.

 3. Tentukan harga
 Tentukanlah harga menu baru yang akan anda launching dengan mendiskusikannya bersama chief cook atau chef restoran anda. Buatlah harga ideal yang pantas menurut anda setelah semua food cost telah dihitung dengan cermat.

Anda juga bisa membaca artikel : Pengertian Foodcost dan Cara Menghitung Foodcost

4. Buat daftar menu
Buatlah daftar menu yang bagus, baik dengan cara mendesignnya sendiri di coreldraw atau photoshop jika anda memiliki kemampuan design, jika tidak, anda bisa memesannya ke jasa pembuatan design buku menu yang ada di kota anda. Saat ini, bahkan banyak photographer yang bisa sekaligus mendesign hasil foto nya untuk anda.

Anda juga bisa membaca artikel : Tips Membuat Daftar Menu Restoran yang Baik

5. Briefing crew
Setelah point 1 sampai dengan 4 telah selesai, maka tibalah hari dimana menu anda akan segera dijual atau launching. Sebelumnya lakukanlah briefing bersama crew restoran baik kitchen maupun service agar tidak ada miss communication atau kesalahan lain saat menu telah dijual. Waiter dan waiteress diwajibkan untuk selalu menawarkan menu baru tersebut agar konsumen dan pelanggan restoran segera mengetahui akan adanya menu baru yang patut mereka coba di restoran anda.

6. Evaluasi
Setelah launching menu baru dilakukan di hari pertama, lakukanlah evaluasi dengan mengadakan briefing bersama. Tanyalah kendala apa saja yang dialami oleh crew di hari pertama launching menu untuk dicarikan solusinya. Minta juga kesan-kesan dan komentar tamu yang didapatkan waiter dan waiteress untuk disampaikan dalam briefing agar semua crew bisa melakukan evaluasi perbaikan.

Demikian artikel cara launching menu baru restoran. Semoga bermanfaat.

Share this article to:

Artikel Menarik Lainnya

2 komentar

Udah lounching menu baru tapi ternyata foodcost nya gak sesuai. Merubah harga takut memberatkan konsumen. Kalo gak dirubah sedikit juga untungnya. Haha

Memang hal itu sering terjadi di restoran ya pak. Selama masih menguntungkan meskipun kecil itu tetap baik. Jika penjualannya banyak, maka keuntungan akan menjadi besar. Menurut hemat saya, pertahankan kualitas menunya dan sedikit kurangi porsinya pak. Semoga membantu.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel di Restofocus.Com. Silahkan tinggalkan komentar Anda. Komentar berisi link, promosi produk dan SARA tidak akan ditampilkan.

Copyright © Restofocus | Powered by Blogger

Top